Tuesday, October 31, 2017

Makna Musikalisasi Puisi Tema Perjuangan Mahasiswa

Judul lagu : Buruh Tani
Judul puisi : Harapan Bangsa
Karya : Evi Isna Yunita

          Puisi yang dibawakan dalam musikalisasi puisi dengan iringan lagu buruh tani memiliki makna tentang suatu kehidupan seorang mahasiswa yang hidup di kota perantauan yang jauh dari keluarga. Perbedaanlah yang menyatukannya dari perbedaan asal, bahasa, kebiasaan, dan latar belakanglah yang mengajarkan mereka arti sebuah keberagaman yang ada. Dengan begitu mereka belajar mengenai arti sikap saling menghargai dan toleransi antar sesama mahasiswa. 
          Dalam puisi yang dibacakan juga terdapat suatu keadaan kehidupan mahasiswa yang sesungguhnya. Dimana dalam mengemban tugas untuk menuntut ilmu mahasiswa dihadapkan oleh dua kondisi yang sangat bertentangan, satu kondisi yang mengarah ke arah kebaikan dan satu kondisi yang mengarah ke arah kerusakan.
          Mahasiswa merupakan pelajar penerus bangsa yang akan menentukan masa depan bangsa, apakah bangsa ini akan menjadi bangsa yang hebat atau malah bangsa yang rusak. Mahasiswa mempunyai tugas yang sangat berat selain ia harus menentukan masa depannya, ia juga harus menentukan masa depan bangsanya dimasa depan.

Wednesday, July 12, 2017

Bali merupakan suatu provinsi yang terkenal akan keindahan alamnya. Provinsi ini terkenal dengan sebutan provinsi 1000 pura, karena hampir setiap rumah pasti memiliki pure baik kecil maupun besar. Di bali terdapat suatu tempat wisata yang terkenal keindahannya yaitu Tanah Lot. Tanah Lot adalah sebuah objek wisata di Bali, Indonesia. Di sini ada dua pura yang terletak di atas batu besar. Satu terletak di atas bongkahan batu dan satunya terletak di atas tebing mirip dengan Pura Uluwatu. Pura Tanah Lot ini merupakan bagian dari pura Dang Kahyangan. Pura Tanah Lot merupakan pura laut tempat pemujaan dewa-dewa penjaga laut.
a.         Legenda
Menurut legenda, pura ini dibangun oleh seorang brahmana yang mengembara dari Jawa. Ia adalah Danghyang Nirartha yang berhasil menguatkan kepercayaan penduduk Bali akan ajaran Hindu dan membangun Sad Kahyangan tersebut pada abad ke-16. Pada saat itu penguasa Tanah Lot, Bendesa Beraben, iri terhadap beliau karena para pengikutnya mulai meninggalkannya dan mengikuti Danghyang Nirartha. Bendesa Beraben menyuruh Danghyang Nirartha untuk meninggalkan Tanah Lot. Ia menyanggupi dan sebelum meninggalkan Tanah Lot beliau dengan kekuatannya memindahkan Bongkahan Batu ke tengah pantai (bukan ke tengah laut) dan membangun pura di sana. Ia juga mengubah selendangnya menjadi ular penjaga pura. Ular ini masih ada sampai sekarang dan secara ilmiah ular ini termasuk jenis ular laut yang mempunyai ciri-ciri berekor pipih seperti ikan, warna hitam berbelang kuning dan mempunyai racun 3 kali lebih kuat dari ular cobra. Akhir dari legenda menyebutkan bahwa Bendesa Beraben 'akhirnya' menjadi pengikut Danghyang Nirartha.
b.        Lokasi
Obyek wisata tanah lot terletak di Desa Beraban Kecamatan Kediri Kabupaten Tabanan, sekitar 13 km barat Tabanan. Disebelah utara Pura Tanah Lot terdapat sebuah Pura yang terletak di atas tebing yang menjorok ke laut. Tebing ini menghubungkan Pura dengan daratan dan berbentuk seperti jembatan (melengkung). Tanah Lot terkenal sebagai tempat yang indah untuk melihat matahari terbenam (sunset), turis-turis biasanya ramai pada sore hari untuk melihat keindahan sunset di sini.
c.         Hari Raya
Odalan atau hari raya di Pura ini diperingati setiap 210 hari sekali, sama seperti pura-pura yang lain. Jatuhnya dekat dengan perayaan Galungan dan Kuningan yaitu tepatnya pada Hari Suci Buda Cemeng Langkir. Saat itu, orang yang sembahyang akan ramai bersembahyang di Pura Ini.